cinta.

malam ini, fiksi dimulai. ceritaku, seperti biasa, dengan dia dan Tuhan. aku sedang terdiam dan merenungi arti kata cinta. seringkali orang bicara mengenai cinta, dan aku yakin tidak ada satupun orang di dunia ini yang memiki persepsi sama mengenai cinta.
banyak orang diluar teriak cinta tanpa mengerti esensi cinta itu sendiri.
bagi mereka :
cinta adalah komitmen
cinta adalah ketika menonton konser lamb of god
cinta adalah hal yang tak dapat dideskripsikan
cinta adalah kolaborasi
cinta adalah hidup
cinta adalah menunggu weekend untuk bertemu dengannya
dll.
terlalu banyak arti kata cinta yang tak mungkin dapat diungkapkan semuanya disini.
tapi bagiku, cinta adalah dia. cinta adalah ketika dia menyuruhku membeli obat fg-troches, cinta adalah ketika aku melihat rambutnya yang indah, cinta adalah mengajaknya makan malam bersama, cinta adalah ketika dia memilih lagu kala cinta menggoda, cinta adalah menonton film bersama, cinta adalah melihatnya menari di panggung, cinta adalah ketika melihatnya labil dan bermain plurk, cinta adalah ketika aku melihatnya mengirim pesan kepada sang kekasih, cinta adalah melihat dia tertawa bersama kekasihnya.
kata cinta yang memiliki jutaan arti dan cinta yang berasal dari dia yang bukan milikku.
sedih mengingat fakta bahwa ternyata dia bukan milikku.
aku cinta padanya. dan dia cinta kekasihnya. cintanya mungkin bukan untukku. bukan.
banyak orang bilang bahwa cinta tak harus memiliki. bullshit!
bagiku, tak mungkin cinta dapat dijalani, bahkan dihidupkan jika cinta itu bukan milikku dan miliknya...
kemarin, sahabatku cerita tentang cerita cintanya. dan dia bilang : jangan pernah kau pendam rasa cintamu pada seseorang. ungkapkan. katakan. pahami dan rasakan perasaan ketika aku melihat matanya, ketika aku menatap wajahnya, ketika aku memegang tangannya, ketika aku melakukan kegiatan bersama dengannya, meski dia bukan milikku. detak jantung yang kita rasakan, perasaan resah, adalah salahsatu hal yang terindah yang Gusti Pangeran beri kepada kita..

cinta. satu kata tidak selesai dengan waktu seribu bulan dan seribu orang menafsirkannya.
aku ingin mengajakmu untuk berkeliling untuk memandang warna warni cinta yang bermacam-macam, dengan membiarkan mereka dengan warnanya masing-masing, agar kita mengerti dengan hati dan ketulusan kita apa arti kata cinta.

kala cinta menggoda

banyak orang bilang, chrisye adalah legenda musik indonesia. musiknya dapat didengarkan oleh semua orang, semua umur, semua kalangan, bahkan jika kita mendengarkan karyanya setelah 10 tahun mendatang. menurutku itu benar..
chrisye membuat lagu berjudul kala cinta menggoda. dibawah adalah penggalan lirik dari lagu tersebut..

Sejak jumpa kita pertama kulangsung jatuh cinta.
Walau kutahu kau ada pemiliknya.
Tapi kutak dapat membohongi hati nurani.
Kutak dapat menghindari gejolak cinta ini.
Maka ijinkanlah aku mencintaimu
Atau bolehkan aku sekedar sayang padamu

lirik tersebut mungkin dapat menggambarkan kegundahan yang terjadi belakangan ini.
kembali padanya. pada dia.
lagu ini adalah laguku untuk dia.
hanya untuk dia.

dia.

dia. siapa dia? aku tak bisa memberi deskripsi banyak tentang dia.
yang aku tahu bahwa dia satu-satunya perempuan yang membuatku bahagia.
satu-satunya perempuan yang membuatku tak bisa tidur tenang belakangan ini.
satu-satunya perempuan yang selalu hadir dalam mimpi-mimpiku.
satu-satunya perempuan yang membuat aku selalu bertanya dan memohon pada-MU.
dia.. bagi dunia mungkin dia hanyalah orang yang tak memiliki arti.
tapi bagiku, dia adalah dunia yang memberiku seribu arti.
aku ....
aku tak ingin dia menjadi kekasihku.
aku tak ingin dia menggenggam tanganku.
aku tak ingin dia mengecup keningku.
aku tak ingin dia memujiku.
aku hanya ingin dia bahagia.
hanya itu.
hanya itu, wahai cintaku..

satu.

hari ini. rabu, 3 juni 2009, 8:46PM...
sebuah cerita fiksi dari seorang lelaki tanpa nama dimulai..
disini hanya ada TUHAN, aku, kamu, dan kalian.
hidup, cinta, dusta, amarah, senyum dan air mata hanya ada di malam hari.
disini. bukan di sekolah itu, bukan di rumah ini, bukan juga di dalam hatiku.

fiksi, dimulai ketika aku merenung di malam hari. bukan siang atau pagi.
terserah apa tafsirmu mengenai malam hari. pastinya, aku ada di malam hari. di setiap malam, sampai aku mati.